Investasi adalah…

Sejak macet beberapa tahun yang lalu, yang terpikir selalu, bagaimana caranya membangun usaha dari modal minimal.
Tetapi yang lebih menarik dan menggelitik selalu adalah, bagaimana caranya berinvestasi mulai dari dana sekecil mungkin.
Bertahun2 berkutat dengan bisnis modal kecil dan investasi minimal.

Awalnya agak susah menemukan polanya, karena harus membongkar dulu paradigma umum, bahwa bisnis dan investasi itu membutuhkan modal yang besar.
Kesasar2 juga sih.
Mulai dari makelaran, dari produk agro sampai dengan properti.

Untuk mencari pola juga masuk ke model trading2 forex komoditas, dan sejenisnya, yang sekilas tampak bisa dilakukan dengan modal minimal.

Tetapi intinya selalu mencari pola yang sama, bagaimana caranya mendapatkan hasil dengan sesuatu yang dilakukan hanya sekali saja.

Sampai akhirnya harus belajar juga model2 investasi yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi belajar juga model2 aset digital.

Tapi, tenang saja, kalo tidak cocok dengan model bisnis dan investasi tertentu, pasti juga tidak akan bertahan lama.
Tidak masalah. Memang begitu pencarian polanya.

Sebenarnya, sampai sekarang pun masih saja terus mencari pola2 yang baru.
Tetapi setidaknya mulai ketemu hal2 yang perlu diperhatikan.

Dalam permainan investasi model minimal, sangat penting untuk mengendalikan diri.
Jangan terbawa arus trend gaya hidup.
Tetap sederhana, adalah hal yang sangat penting.

Bagi beberapa orang lain, terutama yang punya type finansial bukan akumulator, model investasi minimal akan sangat membosankan, memakan waktu, dan melelahkan.
Tapi…
Bagi orang yang bertype akumulator, ini bukan masalah mengumpulkan
Tetapi juga masalah gaya hidup.
Ada banyak hal yang harus dipikirkan secara jangka panjang.

Hal yang paling menarik adalah, kebiasaan berpikir jauh ke depan adalah, ada banyak hal yang semestinya tidak hanya karena uang saja.
Akan akrab dengan ungkapan Habibie, mulailah dari yang akhir dan akhirilah dari yang awal.
Misalnya kalo kita memutuskan memilih sesuatu dan untuk berjuang menggapainya, pertanyaannya adalah, bahkan bukan pada taraf pertanyaan lagi, tetapi seandainya sudah memiliki akan jadi seperti apa.

Yah, mungkin saja ada banyak kekeliruan2.
Memang akhirnya harus akrab dengan simulasi2 kekeliruan ini.

Sampai akhirnya, investasi2 itu tidak lagi hanya bersifat finansial… Karena ketika dimulai dari yang akhir, maka ada yang lebih penting dari sekedar uang.

Teringat kata seseorang di warung kopi, “mugo2 Gusti Allah ridlo”.

Jreng, terhenyak waktu itu, that’s the point, kalo Tuhan sudah ridlo, habis masalah. End.

kopi pagi di teras rumah

kopi pagi di teras rumah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.