Bertahan dalam membangun usaha sendiri

Pada awalnya, memang wajar ketika muncul keinginan memulai usaha sendiri itu terinspirasi oleh kesuksesan orang lain.

Tetapi, seiring waktu, biasanya akan berubah. Karena jika hanya kesuksesan orang lain, itu tidak akan cukup kuat menginspirasi dan membuat seseorang bertahan dalam tekanan yg tdk bisa dihindari dlm perjalanan membangun usaha sendiri.

Itulah mengapa banyak yg akhirnya tidak bertahan, dan memutuskan kembali, lalu tdk meneruskan perjalanan itu.
Banyak orang hanya melihat dan menginginkan bagian enaknya saja. Dan mengabaikan utk melihat sisi pahitnya sebagai bagian yg justru lbh padat makna dan pelajaran.

Jadi, memang harus menemukan sendiri, alasan yg kuat mengapa harus bertahan.

Bisa alasan apa saja. Ada yg menggunakan passion sbg alasan. Ada jg yg menggunakan sesuatu yg lbh spesifik sbg alasan utk bertahan. Tidak jarang, sesuatu itu kadang bersifat sangat personal, sangat pribadi. Tdk ada yg salah, siapa lagi yg lebih tahu selain diri sendiri tentang diri sendiri.

Intinya, harus menemukan sendiri alasan utk bertahan, dan berusaha utk tidak berjalan dibalik bayang2 kesuksesan orang lain. Meskipun hrs tetap logis juga, ambil pelajaran yg baik dr orang lain, dan tinggalkan yg bikin wasting time. Jadi ya nggak harus pokok asal beda.

Memang tdk mudah. Seringkali kita temukan jalan berliku dan sempit. Dan tidak ada jaminan juga akan berhasil dlm membangun usaha sendiri.

Kenyataannya memang begitu. Jika ada yg seolah-olah bilang mudah dlm membuat sistem penghasil uang, biasanya sih ujung2 nya ada maunya.

Kesulitan dan kemudahan memang dua sisi mata uang dalam perjalanannya. Tinggal pinter2 aja membolak-balikkan aja memahaminya dalam pikiran. Kadang yg kita kira kesulitan, itu justru menjadi pembuka bagi kemudahan berikutnya.

Nikmati saja prosesnya. Mensyukuri apa adanya.

Sudah jelas tdk ada jaminan keberhasilan di akhirnya. Maka lebih baik membuat keberhasilan di setiap saatnya.
Caranya, mindset lagi.

Jika sekarang msh bertahan di jalan ini, maka anggap saja itu keberhasilan.
Kalo sdh demikian, maka segelas kopi di warung pinggir jalan, sudah cukup membuat kita tersenyum, mensyukuri segala karunia Tuhan.

segelas kopi

Segelas kopi warung pinggir jalan depan pom bensin sukowono

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.