Damailah, filterlah informasi yang masuk kepadamu…

Dari dulu yang dituduh aliran-aliran sesat memang selalu ditolak. Dulu para tokoh ulama bergerak menolaknya secara diplomatis dan strategis. Menghindari keributan di kalangan masyarakat bawah dan kecil yang memang dari dulu sampai sekarang paling berisik dan ramai, apalagi masalah seperti itu.

Sekarang semua orang menerima demokrasi, tetapi begitu ada yang tidak sejalan, demokrasi mjd tidak penting. Sebagai bahan pemikiran saja dg sebuah pertanyaan, jadi demokrasi yg ramaikan amerika itu penting apa tidak? Sy sendiri dari dulu paling males kalo coblosan. Katanya demokratis, tp golput nggak boleh. Jadi apanya yang demokrasi. Golput kan juga bagian dari pilihan. Mau milih kok dipaksa harus diantara 2 , 3, atau dibatasi.

dan juga Sekarang, para tokoh ulama dan tokoh pemerintah pun bergerak menolak aliran2 yang dianggap menyimpang secara tidak diplomatis dan serampangan, yang akhirnya bikin rakyat kecil yang mudah panas juga menjadi panik. Sehingga menjadi begitu sensitif. Kalo ada orang yang berusaha mendamaikan, maka malah menjadi pihak yang dituduh membela.

Sebagai seorang yang mulai aktif sebagai pemasar di internet, saya tahu nya bahwa di media, website, koran, tv, dll, berlaku trafik adalah uang. Dan kalo hanya mau datangkan trafik, tema2 seputar isu-isu aliran sesat saya pikir akan sangat menarik dan sangat mendatangkan trafik. Belum lagi di sosial media, berita begitu mudah menjadi viral. Sebuah status atau status page dapat bernilai jutaan bahkan ratusan juta.

Jadi menurut saya, setiap orang harus belajar bagaimana mekanisme informasi itu menjadi semakin perlu untuk diteliti kembali walaupun sudah ditulis di media atau internet. Jangan menjagi bagian yang hanya dimanfaatkan untuk keuntungan tertentu, uang, atau keperluan-keperluan lainnya. Banyak hal yang begitu kompleks yang terlalu sulit untuk dipahami hanya dengan membaca keterangan2, tulisan2 di internet saja. Musti dikaji lebih jauh. Usahakan jika memang ada masalah, jangan diributkan di internet, usahakan bertemu muka langsung dan menatap, mempelajari secara langsung. Itu akan lebih baik, krn bagaimanapun juga, tidak sama antara bertatap muka secara langsung dengan hanya bertemu dan saling sapa lewat tulisan.

Sekian tulisan yang cukup panjang pagi ini semoga tidak menjadi bahan perdebatan.

damailah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.